FILSAFAT BARAT ABAD PERTENGAHAN DAN ZAMAN MODERN

May 29, 2010 putri novira

FILSAFAT BARAT ABAD PERTENGAHAN DAN ZAMAN MODERN

I. FILSAFAT BARAT ABAD PERTENGAHAN

1.1. MASA PATRISTIK Patristik adalah para pujangga gereja dan tokoh tokoh gereja yang sangat berperan sebagai peletak dasar intelektual kekristenan. Mereka mencurahkan perhatian pada pengembangan teologi, tapi tidak menghindarkan diri dari wilayah kefilsafatan. Mereka berpendapat bahwa setelah Allah memberikan wahyu kepada manusia, maka mempelajari filsafat Yunani yang non-Kristen dan non-Yahudi adalah sia-sia bahkan berbahaya yang mengancam kemurniaan iman krisriani. Bapak gereja yang terpenting pada masa itu adalah antara lain Tertullianus(160-222), Clemens dari Alexandria(150-251) dan Origenes(185-254) adalah pemikir pada masa awal pratistik. Gregorius dari Nazianza(330-390), Basilius(330-379), Gregorius dari Nyssa(335-394) adalah tokoh dari pratistik yunani. Sedangkan Agustinus adalah pemikir yang menandai masa keemasan masa pratistik latin. Agustinus adalah seorang pujangga gereja dan filsuf besar. Agustinus menerima penafsiran metaforis atau figuratif atas kitab Kejadian, yang menyatakan bahwa alam semesta dicipta creatio ex nihilo dalam 6 hari, dan pada hari ketujuh Allah beristirahat, sesudah melihat semua itu baik adanya. “Allah tidak ingin mengajarkan kepada manusia hal-hal yang tidak relevan bagi keselamatan mereka”. Penciptaan bukanlah suatu peristiwa dalam waktu, namun waktu diciptakan bersama dengan dunia. Penciptaan adalah tindakan tanpa-dimensi-waktu yang melaluinya waktu menjadi ada, dan tindakan kontinu yang melaluinya Allah memelihara dunia. Istilah ex nihilo tidak berarti bahwa tiada itu merupakan semacam materi, seperti patung dibuat dari perunggu, namun hanya berarti “tidak terjadi dari sesuatu yang sudah ada”. Hakikat alam ciptaan ialah menerima seluruh Adanya dari yang lain, yaitu Sang Khalik. Alam ciptaan adalah ketergantungan dunia kepada Tuhan.

MASA SKOLATIK

Sebutan skolastik mengungkapkan, bahwa ilmu pengetahuan abad pertengahan yang di usahakan oleh sekolah-sekolah, dan ilmu tersebut terikat pada tuntutan pengajaran di sekolah-sekolah itu. Sifat filsafat skolastik adalah pengetahuan yang digali dari buku-buku diberi tekanan berat. Jagad raya memang di pelajari, akan tetapi bukan dengan penelitian-nya, melainkan dengan menanyakan kepada pendapat para filsuf yunani tentang jagad raya itu. Ada yang mengatakan juga bahwa skolastik itu filsafat yang berdasarkan atas agama atau kepercayaan. Masa skolastik terbagi 2 tahapan (1) masa skolastik timur, yang diwarnai situasi dalam komunitas Islam di Timur Tengah, abad 8 s/d 12 M, dan (2) masa skolastik barat, abad 12 s/d 15 M, yang diwarnai oleh perkembangan di Eropa (termasuk jazirah Spanyol). Secara sederhana, dalam masa Patristik, “filsafat teologi”, dengan tanda dapat dibaca sebagai “identik dengan”, “sama sebangun dengan”, “praktis tidak berbeda dengan”. Sementara dalam periode skolastik timur, terdapat berbagai interpretasi atas simbul dalam rumusan “filsafat teologi”, dalam periode skolastik barat tidak ada keraguan tentang makna simbul dalam rumusan “filsafat teologi”. Pada akhir abad ke-9 muncul nama-nama yang mempengaruhi teologi dan filsafat seperti Johanes Scotus Eriugena (810-877), Anselmus dari Canterbury (1033-1109), Petrus Abelardus (1079-1142), Ibn Sina (980-1037) orang Arab dengan nama latin Avicenna, Ibn Rushd (1126-1198) juga orang Arab dengan nama latin Averroes,Moses Maimodes (1135-1204) orang Yahudi, Bonaventura (1221-1274), Albertus Agung (1205-1280) dan yang paling terkenal ialah Thomas Aquinas (1225-1274). Thomas Aquinas sangat terpengaruh oleh filsafat Aristoteles. Orang Katolik terima Thomas Aquinas sebagai Bapak gereja. Orang protestan banyak menolak argumen-argumen Thomas yang terlalu terpengaruh oleh Aristoteles sehingga kadang-kadang menyimpang dari exegese yang sehat dari Alkitab.

II. FILSAFAT BARAT ZAMAN MODERN

2.1. RENAISSANCE

Filsafat modern dimulai sejak adanya krisis zaman pertengahan yang ditandai dengan munculnya gerakan Renaissance yang berarti kelahiran kembali. Tujuan utamanya adalah merealisasikan kesempurnaan pandangan hidup Kristiani dengan mengaitkan filsafat Yunani dengan ajaran agama Keristen. Nicolaus Copernicus, Johannes Kepler, dab Galileo Galilei adalah contoh ilmuwan yang membawa wawasan baru dengan penemuan-penemuan penting. Dibindang filsafat, peletak dasar filsafat zaman renaissance adalah Francis Bacon(1561-1623), seorang filsuf dari inggris.

2.2. FILSAFAT ABAD XVII

2.2.1. Rasionalisme

Rasionalisme adalah suatu paham yang mengajarkan bahwa sumber pengetahuan yang satu-satunya benar adalah rasio. Rene Decrates, ucapannya yang terkenal adalah Cogito Ergo Sum (Aku berpikir maka aku ada). Ungkapan ini memiliki makna dalam dari sekedar pengertian hafiah. Itulah sebabnya Cogito Ergo Sum harus diartikan sebagai “saya yang sedang sangsi, ada”. Berpikir adalah menyadari. Menurut Decrates, dalam diri manusia terdapat tiga ide sejak lahir, pikiran, Allah, keluasan, dan itulah yang merupakan kebenaran. Satu-satunya alasan untuk menerima dunia materi adalah Allah akan menipuku jika Ia idea keluasan padahal tidak ada satupun yang mempunyai luas. Tapi menurut pengamatan, di luarku ada dunia materi. Jadi, Allah itu ada. Konsep Rene Descartes menyatakan kumpulan segala pengetahuan dimana Tuhan, alam dan manusia menjadi pokok penyelidikan

2.2.2. Empirisme Empirisme adalah aliran yang mengajarkan pengalaman adalah sumber pengetahuan yang benar. Tokoh terpenting adalah Thomas Hobbes dan John Locke.

2.3. FILSAFAT ABAD XVIII

Aufklaerung zaman perkembangan pesat ilmu pengetahuan. Agama Kristen, sebelum periode ini memainkan peranan sangat menentukan, akal budi tidak diingkari, tetapi diletakan pada fungsinya sebagai pendukung iman dan wahyu. Oleh sebab itu, pada masa pencerahan orang tidak mau tunduk lagi pada otoritas agama. Tokoh terpenting pada masa ini adalah George Berkeley dan David Hume (inggris). Voltaire dan Jean Jacques Rousseau (prancis), dan Immanuel Kant (Jerman).

2.4. FILSAFAT ABAD XIX

Idealisme Jerman adalah aliran yang berpendapat bahwa tidak ada realitas obyektif dari dirinya sendiri. Menurut idealisme rasio atau roh mengendalikan realitas seluruhnya. Tokoh yang terpenting adalah J.G. Fichte(1762-1814), F.W.J.Schelling(1775-1854) dan G.W.F. Hegel(1770-1831). Positivisme berpandangan bahwa manusia tidak pernah mengetahui lebih dari fakta atau apa yang nampak. Menurutnya tugas ilmu pengetahuan dan filsafat adalah penyelidikan fakta, bukan menyelidiki sebab terdalm realitas.

2.5. EKSISTENSIALISME

Aliran filsafat yang memandang segala gejala yang berpangkat pada eksistensi. Eksistensi adalah cara berada di dunia. Eksistensialisme berpandangan bahwa pada manusia eksistensi mendahului esensi, sebaliknya pada benda lain esensi mendahului eksistensi. Menurut Jean_paul Saster, manusia tidak mempunyai kewajiban tehdap yang lain, kecuali dirinya sendiri. Seandainya Allah ada, manusian kehilangan martabat manusianya. Maka mustahil bahwa Allah dan manusia hidup berdampingan. Manusia merupakan alat ditangan Allah, bukan manusia bebas. Eksistensialisme sama sekali bukan ateisme yang menolak adanya Allah. Seandainya Allah ada, itu sama sekali tidak akan mengubah apa-apa.

2.6. POSTMODERNISME

Modernisme mempunyai gambaran dunia sendiri yang ternyata melahirkan berbagai dampak buruk, yakni 1. obyektifikasi alam secara berlebihan dan pengrusakan alam yang semena-mena yang mengakibatkan krisis ekologi. 2. manusia cenderungmenjadi obyek karena pandangan modern yang obyektivitas dan positivitas. 3. ilmu-ilmu positif empiris menjadi standar kebenaran tertinggi. 4. materialisme. 5. militerisme. 6. kebangkitan kembali tribalisme. Ciri-ciri terpenting postmodernisme adalah relativisme dan mengakui pluralitas. Pada modernisme, pengetahuan merupakan suatu kesatuan yang didasarkan pada cerita-cerita besar yang menjadi ide penuntun sampai kepenelitian yang mendetail.

About these ads

Entry Filed under: Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Pages

Categories

Calendar

May 2010
M T W T F S S
« Apr    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Most Recent Posts

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: