February 22, 2010 putri novira

tips yang bisa dilakukan orangtua saat menghadapi  hiperaktif:

  1. Untuk mengatasi anak hiperaktif, orangtua harus sabar, konsisten dan tegas dalam menerapkan norma dan tugas. Kalau anak tak bisa diam, coba pegang kedua tangannya dengan lembut, kemudian ajaklah untuk duduk diam. Hal ini penting sekali untuk melatih anak disiplin dapat mengatur dirinya dengan baik dan berkonsentrasi pada satu pekerjaan
  2. Setelah bisa duduk lebih lama, bimbinglah anak untuk melatih koordinasi mata dan tangan dengan cara menghubungkan titik-titik yang membentuk angka atau huruf.
  3. Selanjutnya anak bisa diberi latihan menggambar bentuk sederhana dan mewarnai. Latihan ini sangat berguna untuk melatih motorik halusnya.
  4. Berikan latihan berhitung dengan berbagai variasi penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Mulailah dengan penjumlahan atau pengurangan dengan angka-angka di bawah 10. Setelah itu baru diperkenalkan konsep angka ‘0’ dengan benar.
  5. Berilah pujian setiap anak berhasil melakukan sesuatu dengan benar. Tujuannya untuk meningkatkan rasa percaya diri anak.
  6. Jangan menghukum anak. Karena Hiperaktif bukanlah kesalahannya.
  7. Jangan sekali-kali melabel anak hiperaktif sebagai anak nakal, malas atau bodoh. Karena ia akan bersikap seperti yang dilabelkan padanya.
  8. Keefektifan terapi berbeda-beda bagi tiap anak. Orang tua harus menentukan terapi yang terbaik bagi anak.
  9. Yang terpenting, berikan kasih sayang bukan memanjakannya melebihi saudara lainnya. Alasannya, seberapa banyak kasih sayang yang ditumpahkan pada anak hiperaktif, tidak akan pernah bisa penuh.

10.  Dalam mengajari anak hiperaktif, jangan bosan untuk terus menerus mengulang hal-hal yang dengan cepat dapat dipelajari dan diingat oleh anak normal.

11.  Di depan anak tersebut, katakanlah pada orang lain kalau dia adalah anak yang baik, dan jangan mengomentari kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukannya.

12.  Secara terus menerus waspadalah terhadap segala tindakannya yang mungkin dapat membahayakan dirinya atau orang lain.

13.  Perbanyak komunikasi dengan anak. Jika pada anak normal kita cenderung berkomunikasi pada saat-saat tertentu, pada anak hiperaktif kita harus berkomunikasi “setiap satu menit sekali”.

14.  Salah satu hal tersulit dalam mengatasi anak hiperaktif adalah ketika sedang berada di meja makan dan kita meminta dia makan sendiri. Mungkin dia malah akan memainkan makanannya atau berlari- lari mengelilingi meja makan. Jangan marahi dia! Yang harus Anda lakukan adalah Anda harus menyuapi mereka dengan sabar.

Entry Filed under: Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Pages

Categories

Calendar

February 2010
M T W T F S S
« Dec   Mar »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728

Most Recent Posts

 
%d bloggers like this: